Kabar baik ^.^

Wah sudah lama ya saya tidak menulis di blog, hal ini dikarenakan saya sempat disibukkan oleh pekerjaan yang cukup menyita waktu saya *dasar pinter ngeles padahal bilang saja malas hehehehe* tapi memang benar adanya. Saya sempat bekerja selama dua setengah bulan pada sebuah cafe di bilangan Dago yang memiliki jam kerja *yang menurut pacar saya* tidak manusiawi yaitu jam enam sore hingga empat pagi bahkan terkadang sampai jam enam pagi tanpa mendapatkan hari libur. Pada dasarnya, saya bekerja di cafe tersebut karena membantu teman saya yang secara kebetulan ayahnya memiliki saham di cafe tersebut. Jabatan saya waktu itu adalah kasir, administrasi dan manajer supervisor. Pekerjaan rangkap yang tidak dibayar dan diberikan hak pekerja yang semestinya atau pacar saya menyebutnya sebagai PERBUDAKAN. Dua setengah bulan adalah waktu yang cukup untuk menghancurkan kondisi tubuh saya yang memang agak rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrim sehingga selama satu bulan saya sakit-sakitan dan sampai saat ini masih berada pada masa pemulihan.

Tapi sudah cukup cerita saya tentang pekerjaan itu karena saya sekarang berada dalam kondisi tidak memiliki pekerjaan *alias pengangguran hehehe.* Di waktu saya yang banyak ini saya gunakan untuk memulihkan kondisi tubuh yang teramat sangat drop karena masalah sebelumnya dan juga belajar menghargai arti sebuah matahari dan waktu normal untuk ukuran manusia lainnya. Seringkali pacar saya menyindir saya, “Ternyata matahari, mall, dan kondisi siang hari itu mahal ya sayang?” walau saya sebal untuk menjawabnya tapi memang benar apa adanya. Saya sangat merindukan panasnya sinar matahari di siang hari *karena ketika masih bekerja saya tertidur jam tujuh pagi dan terbangun jam satu siang*, merindukan suasana mall yang penuh dengan manusia, bahkan merindukan kemacetan di jalan raya pada saat siang dan sore hari!!! Oleh karena itu begitu saya bisa pergi jalan-jalan di siang hari tidak pernah saya sia-siakan.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, “Emangnya setelah nganggur ngapain aja Sya?” untuk menjawab pertanyaan tersebut saya akan menjawab, “Belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik” hahahahaha terdengar mustahil tapi itulah yang terjadi saat ini. Sudah dua hari ini saya memegang keuangan keluarga dikarenakan satu dan lain hal sehingga saya bertanggung jawab atas uang belanja, membayar tagihan-tagihan dan memikirkan hal-hal yang dipikirkan oleh ibu rumah tangga. Ternyata repot ya menjadi ibu rumah tangga itu, bukan berarti saya mengeluh justru saya menjadi lebih menghargai ibu-ibu yang cerewet soal diskon dan teman-temannya *sekarang saya mengerti kenapa ibu-ibu suka mengganas kalau melihat kata ‘DISKON'” hahahahaha tapi tak apalah, toh ini juga menjadi bekal saya nanti jika saya benar-benar telah menjadi seorang ibu rumah tangga sungguhan. Jadi status saya sekarang bukan lagi seorang pengagguran tetapi seorang calon ibu rumah tangga hahahahaha.

Ya begitulah kabar saya akhir-akhir ini dan mengapa saya jarang mengisi blog kembali. Mudah-mudahan setelah ini saya akan rajin kembali mengisi blog. ^.^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s